sore itu hujan datang
kulihat kau berlari singgah ke pondokku di kaki gunung
ini
Tubuhmu basah, pakaianmu
basah, wajahmu pun ikut basah dan mulai
memutih pucat
Mungkin kau kedinginan
dan lelah setelah berjalan sejauh
panjangnya malam semalam sehingga sluruh tubuhmu ikut bergetar, betapa
hebatnya udara malam semalam rupanya sehingga mampu membuatmu lumpuh diam dan
kaku tak berdaya.
Kutatap kau sekali
lagi,matamu masih nanar sambil melihat
lurus kearah jalan yang akan kau lalui
nanti. Seolah –olah kau berpikir
“apa aku bisa meneruskan jalanku nanti?”
Angin
kembali berhembus semakin mengkakukan dan menghanyutkanmu dalam kebekuan yang dalam . Kau terpejam lama
sambil meringkuk duduk di pondokku
Udara
sedang tak ingin melihatmu berjalan lebih jauh lagi. Sementara angin tadi masih
berhembus lama ke tubuhmu,,menghujam diam ke pipimu yang kuning dan kini
semakin putih memucat
Tiba-tiba
kau berpaling ke arahku, aku terhenyak melihat mu yang kini seperti makhluk
gunung yang ganjil
Aku semakin tak ragu untuk mengajakmu bermalam di rumahku
walaupun hanya untuk semalam nanti
Senyuman
itu mencoba hadir di bibir birumu aku membalas nya dengan tatapan iba namun
bingung. Lalu kuberi kau sepotong pakaian
bekasku dan aku mencoba mengajakmu menginap di pondokku ini seperti
niatku semula
Kutawarkan kamu tanpa basa basi. Kau hanya menatap dengan mata memerah ,namun
bukan karena kedinginan atau karena lelah. Dan juga bukan karena ngantuk
berjalan semalaman tapi karena ajakanku yang seolah-olah menganggapmu ada
sehingga matamu berbinar
Sehari
di pondokku membuatmu tak terjaga dari mimpimu di malam nanti yang akan kau
lalui di bilik tuaku di ujung sana dengan lampu yang taram temaram. Besok kau akan bisa melanjutkan perjalananmu ke ujung dusun sana dari tiap pondok ke
pondok, dari tiap lengkukan jalan liar,dari tiap wajah ke wajah yang kau jumpai
di sepanjang jalan nanti
Namun
apabila kau terganggu oleh cuaca dan entah apapun itu kembalilah ke pondokku
ini
aku bukan hanya memberi pakaian
untukmu,,namun aku akan memasak untukmu
Di
pondokku ini aku terjaga pada setiap orang yang lewat menunggumu
mungkin itu
kamu atau juga bayanganmu yang ku simpan di saku jiwaku semalam ALENSIS
Medan, 21 Juni 2012

Keren ya kirimannya. Nam kamu komen juga lah di blogku macam ini.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusIya sayang.... :)
Hapus