Suatu sore seorang anak berseru kepadaku,
“lihat bu! Ilalang panen bu! Ilalang menyerupai padi di
pematang bu!
Lalu kulihat ke arah ilalang yang di tunjuknya kepadaku
Kupandang satu persatu ilalang berbunga bulu putih
berbenang coklat tua
Terayun-ayun, melambai-lambai kearahku
Rasanya ia tersipu malu menatapku
Rasanya ia tak mampu lagi tegak menjulang
Suatu sore, seorang anak berseru kepadaku
“mari bu kita ambil semua,, kita panen ambil
semua rumpunnya , bak kapas kita
tempah jadi satu jiwa. Biar kini batangnya tak
menjulang lagi. Biar mimpi belaka
yang menghantarkan sore hari lagi ke
pangkalnya”
08-’11-‘12

Tidak ada komentar:
Posting Komentar