Kamis, 08 Mei 2014

Telah Kuantar



Telah kuantar mimpi itu semalam,

Namun aku tersesat  di tengah  jalan,

Di tengah sungai itu ada jembatan

Aku melangkah menaiki hingga ke langkan



Angin itu kini menusuk kulitku

Keringatku kini membeku, manusuk kulit kuningku

Aku takut mimpi itu akan menghilang, sebelum kucapai dusun tuamu..

Kakiku kembali menyusuri jembatan putih ditutupi badai kabut, dan diujung aku juga harus berhenti,

Ada 2 sisi jembatan dengan arah yang berbeda, sedang di tengah ada rumput emas.



Aku kembali berpikir tentang mimpi itu, sedang kau hanya melukis mimpi yang tak ku mimpikan....

Dan kuputuskan untuk tidak mengantarnya...........



Telah kuantar, hanya sebatas ujung jembatan..........


Balige...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar